Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

Artikel Terkini

1 2 3 4 5
Tampilkan postingan dengan label PECINTA ALAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PECINTA ALAM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2011

Adventure Pantai Jowok

Helmet Pala Adventure Tim


Terletak kurang lebih 25km ke arah selatan kota Wonosari Gunung Kidul Yogyakarta, pantai Jowok terletak di Desa Jepitu, Kecamatan Giri Subo, Kabupaten Daerah Tingkat II Gunung Kidul.

Hamparan pasir putih yg membentang luas, dan sepasang Karang besar yang berdiri tegar dihimpit dua gunung di tengah lautan, tersinari sang raja siang mulai berpamitan, debur ombak mengalun menjilat bibir pantai di sambut senyum pepohonan langka di pinggiran. Prahu pemandu mulai berlayar siap mengantar, memancing bukan hal biasa Sambil melihat panorama yang luar biasa. Di daratpun tak kalah hebat, gardu pandang yang lepas pandang, gubug istirahat banyak ditemui yg di dalamnya banyak keunikan. Beberapa Gua khas keagungan Tuhan bikin kagum hingga tercengang saking hebatnya. Keanekaragaman hayati maupun non hayati bisa dinikmati.


Petualangan yang melelahkan terbayar sudah oleh keindahan pantai jowok,.
pantai yang jauh dari peradaban,.menuju Tujuan kita harus jalan menyusuri bukit,pantai sekitar 5 km,.
 
  
Pantai jowok Memiliki daya tarik tersendiri,.yaitu selain keindahanya, pantai ini nggak ada akses transport menuju lokasi,.jadi kita harus jalan dlo,.,tapi jangan kawatir ,cos  di  perjalanan jga pemandanganya juga keren2,.,


Jadi gan mo tunggu apa lagi,.,langsung aja ke TKP,.,.,


NIh gan suasana malam juga Membuat smua beban hidup serasa hilang dalam sekejap,.,


Nih jalan alternatif klo mo melepas penat gan,.,.,klo lagi males ke  gunung tapi pngn nikmati alam,.ksini nih gan cocok buat ngilangin penat kehidupan,.,hahahahha

Salam Lestari.
Read More...

Rabu, 01 Desember 2010

HIJAU ALAMKU SEHAT BUMIKU

Penghijauan Gunung Lawu
2000 POHON
Hari : Sabtu - Minggu
Tanggal : 27 -28 November 2010
Pukul : 10.00 - selesai
Tempat : Jalur pendakian gunung lawu cemoro sewu
Acara : Penghijauan gunung Lawu
 Helmet Pala Says,..,
alhamdulilah acara berjalan lancar,.,.,Asik dah bisa ngumpul ma Temen-temen Pecinta alam Jawa timur,.,
Harusnya kita Contoh ni gan,.,selain menjaga kebersihan gunung kita juga memperhatikan pemasok oksigen ini alias pohon,.,.,


 Begitulah indahnya Kebersamaan ,.,.,2 hari ga kerasa gan disana,.,Asik,.,asik,.,asik,.,.,rame,.,rame,.,rame,..




MANTABSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS<><><!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
hijau bner dah alamku,.,.,.,

GAN KLO YANG NANEM KITA-KITA AJA BLM CUKUP,.,MAKANYA DI SLURUH INDONESIA IKUTI DOONKK,.,.,.,HIJAU,.,HIJAU,.,.,N HIJAUUUUUUUUUUU






HIJAUUUUUUUUUUUU,.,.,HIJAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU






^
^
^
^
^
^

INI NIH GAN PANITIA NYA,.,.,THANKS BUAT PANITIA PELAKSANA,.,.,.,








Read More...

Bunga cinta abadi Edelweis yang mulai langka

Edelweis (kadang ditulis eidelweis) atau Edelweisbunga abadi  Jawa (Javanese edelweiss) juga dikenal sebagai Bunga Abadi yang mempunyai nama latin Anaphalis javanica, adalah
edelweis_01Edelweis (kadang ditulis eidelweis) atau Edelweis Jawa (Javanese edelweiss) juga dikenal sebagai Bunga Abadi yang mempunyai nama latin Anaphalis javanica, adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian maksimal 8 m dengan batang mencapai sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m. Tumbuhan yang bunganya sering dianggap sebagai perlambang cinta, ketulusan, pengorbanan, dan keabadian ini sekarang dikategorikan sebagai tanaman langka.
Saya teringat dengan Suzie, teman wanita saya yang dengan bangga memamerkan bunga edelweis yang diberikan oleh pacarnya. Katanya, edelwis merupakan perlambang cinta yang penuh ketulusan mengingat tekstur yang halus dan lembut dengan warnanya yang putih (walau ini sebenarnya tergantung kepada habitat di mana ia tumbuh yang menyebabkan warnanya agak kekuning-kuningan, keabu-abuan ataupun kebiru-biruan).
edelweis_2Edelweis juga melambangkan pengorbanan. Karena, kata Suzie, bunga ini hanya tumbuh di puncak-puncak atau lereng-lereng gunung yang tinggi sehingga untuk mendapatkannya membutuhkan perjuangan yang amat berat. Ditambah lagi dengan adanya larangan membawa pulang bunga ini, pemetik harus main petak umpet dengan petugas Jagawana. Dan jika kedapatan memetik bunga ini bisa-bisa seperti teman saya yang terpaksa harus berendam di Ranu Kumbolo malam-malam ketika ketahuan mengambil bunga ini di Gunung Semeru.
Yang paling dasyat menurut Suzie, meskipun dipetik bunga ini tidak akan berubah bentuk dan warnanya, selama disimpan di tempat yang kering dengan suhu ruangan. Karenanya, lanjut Suzie dengan antusias, edelweis adalah bunga keabadian. Bunga yang membuat cinta akan tetap abadi!
Saya hanya menggeleng-gelengkan kepala sambil berlalu tanpa sepatah katapun. Sikap Suzie tak berbeda dengan para (oknum) pecinta alam dan pendaki gunung yang merasa bangga jika bisa membawa edelweis pulang sebagai bukti bahwa ia telah menaklukkan sebuah gunung. Keserakahan dan mitos ini telah membuat edelweis sebagai bunga langka bahkan terancam kepunahan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Hakim Luqman dalam Kasodo, Tourism, and Local People Perspectives for Tengger Highland Conservation, menyimpulkan bahwa tanaman ini telah punah dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
alun-alun suryakencanaPadahal Edelweis merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Bunga-bunganya, yang biasanya muncul di antara bulan April dan Agustus, sangat disukai oleh serangga, lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan, dan lebah terlihat mengunjunginya.
Kini Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diklaim sebagai tempat perlindungan terakhir bunga abadi ini. Di sini terdapat hamparan bunga edelweis yang tumbuh subur di alun-alun Suryakencana sebuah lapangan seluas 50 hektar di ketinggian 2.750 meter di atas permukaan laut.
tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Indonesia. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian maksimal 8 m dengan batang mencapai sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m. Tumbuhan yang bunganya sering dianggap sebagai perlambang cinta, ketulusan, pengorbanan, dan keabadian ini sekarang dikategorikan sebagai tanaman langka.
Saya teringat dengan Suzie, teman wanita saya yang dengan bangga memamerkan bunga edelweis yang diberikan oleh pacarnya. Katanya, edelwis merupakan perlambang cinta yang penuh ketulusan mengingat tekstur yang halus dan lembut dengan warnanya yang putih (walau ini sebenarnya tergantung kepada habitat di mana ia tumbuh yang menyebabkan warnanya agak kekuning-kuningan, keabu-abuan ataupun kebiru-biruan).
edelweis_2Edelweis juga melambangkan pengorbanan. Karena, kata Suzie, bunga ini hanya tumbuh di puncak-puncak atau lereng-lereng gunung yang tinggi sehingga untuk mendapatkannya membutuhkan perjuangan yang amat berat. Ditambah lagi dengan adanya larangan membawa pulang bunga ini, pemetik harus main petak umpet dengan petugas Jagawana. Dan jika kedapatan memetik bunga ini bisa-bisa seperti teman saya yang terpaksa harus berendam di Ranu Kumbolo malam-malam ketika ketahuan mengambil bunga ini di Gunung Semeru.
Yang paling dasyat menurut Suzie, meskipun dipetik bunga ini tidak akan berubah bentuk dan warnanya, selama disimpan di tempat yang kering dengan suhu ruangan. Karenanya, lanjut Suzie dengan antusias, edelweis adalah bunga keabadian. Bunga yang membuat cinta akan tetap abadi!
Saya hanya menggeleng-gelengkan kepala sambil berlalu tanpa sepatah katapun. Sikap Suzie tak berbeda dengan para (oknum) pecinta alam dan pendaki gunung yang merasa bangga jika bisa membawa edelweis pulang sebagai bukti bahwa ia telah menaklukkan sebuah gunung. Keserakahan dan mitos ini telah membuat edelweis sebagai bunga langka bahkan terancam kepunahan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Hakim Luqman dalam Kasodo, Tourism, and Local People Perspectives for Tengger Highland Conservation, menyimpulkan bahwa tanaman ini telah punah dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
alun-alun suryakencanaPadahal Edelweis merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Bunga-bunganya, yang biasanya muncul di antara bulan April dan Agustus, sangat disukai oleh serangga, lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan, dan lebah terlihat mengunjunginya.
Kini Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diklaim sebagai tempat perlindungan terakhir bunga abadi ini. Di sini terdapat hamparan bunga edelweis yang tumbuh subur di alun-alun Suryakencana sebuah lapangan seluas 50 hektar di ketinggian 2.750 meter di atas permukaan laut.

Read More...

Jumat, 26 November 2010

Penghijauan Gunung Lawu


PENGHIJAUAN GUNUNG LAWU” dengan Tema
“HIJAU ALAMKU SEHAT BUMIKU”
yang akan dilaksanakan pada :

Hari : Sabtu - Minggu
Tanggal : 27 -28 November 2010
Pukul : 10.00 - selesai
Tempat : Jalur pendakian gunung lawu cemoro sewu
Acara : Penghijauan gunung Lawu

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, kami mengharapkan partisipasi Bpk/Ibu/Sdr/i pada kegiatan penghijauan gunung lawu,mengingat pentingnya penghijauan adalah untuk melestarikan alam dan menunjang kehidupan semua makhluk hidup yang berkesinambungan.
Guna memperlancar kegiatan ini, kami harapkan semua peserta membawa:
1. Tenda pribadi
2. Alat Tanam
3. Logistik
Dari masing-masing sekolah / Organisasi minimal 8 orang peserta

UNtuk Fasilitas
1. Free sertifikat untuk organisasi.
2.Untuk perorangan dikenakan biaya Rp 5.000,-
Salam Lestari

http://www.facebook.com/event.php?eid=120911621302179
Read More...

Sabtu, 13 November 2010

Bersih Gunung

BErsih Gunung,.,.,.,>>>
harusnya ini gan yang kita contoh sebagai Pecinta Alam,.,.
Ceekkidoooooooot''zzzzzzzzzzzzz


Miris kalo liat gunung bnyak sampah,.,.,













Harusnya kita malu gan ma mereka,.,.,makanya klo ga mau bersihin sampah jangan mengotorinya,.,.,OK gan

inget lagunya rita rubi hartland,.,., makna nya dalem banget ,.,.


“Rita Rubi Hartland – Pecinta Alam”
Pendaki gunung, sahabat alam sejati
Jaketmu penuh lambang, lambang kegagahan
memploklamirkan dirimu pecinta alam
sementara maknanya belum kau miliki
Ketika aku daki dari gunung ke gunung
Disana ku temui kejanggalan makna
Banyak pepohonan merintih kepedihan
Dikuliti pisaumu yang tak pernah diam
Batu batu cadas merintih kesakitan
ditikam belatimu yang bermata ayal
hanya untuk mengumumkan pada khalayak
bahwa disana ada kibar bendera mu
Oh alam, korban keangkuhan
Maafkan mereka yang tak mengerti arti kehidupan

 
sadar,.,uyyyy,.,.,
hahahahahahhaa,.,.,.,one spirit buat para pecinta alam indonesia,.,.,cayooo
Read More...

Kamis, 11 November 2010

Kode etik Pecinta alam

KODE ETIK PECINTA ALAM
    Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa Pecinta Alam Indonesia adalah bagian dari masyarakat Indonesia, sadar akan tanggung jawab kepada Tuhan, Bangsa, dan Tanah Air Pecinta Alam Indonesia sadar bahwa Pecinta Alam adalah sebagian dari makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Yang Maha Kuasa.

Sesuai dengan hakekat diatas, kami dengan kesadaran menyatakan :
1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya.
3. Mengabdi kepada Bangsa dan Tanah air.
4. Menghormati Tata Kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya.
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara Pecinta Alam sesuai dengan Azas Pecinta Alam.
6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah air.
7. Selesai.

Disyahkan dalam :
Forum Gladian Nasional ke-4
Ujung Pandang, 1974
Read More...

 

My Friend's